Berita

Polsek Batulayar Turun ke Ladang, Dorong Produktivitas Petani Sandik

×

Polsek Batulayar Turun ke Ladang, Dorong Produktivitas Petani Sandik

Share this article
Kunci Sukses Panen Jagung, Babinkamtibmas Sandik Beri Edukasi Petani

Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus digalakkan hingga ke tingkat desa. Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program strategis tersebut, jajaran kepolisian melalui Bhabinkamtibmas secara aktif turun langsung ke tengah masyarakat untuk memberikan pendampingan dan motivasi kepada para petani yang sedang berjuang mengoptimalkan hasil bumi mereka.

Pada Sabtu (27/06/2026), Bhabinkamtibmas Desa Sandik melaksanakan kegiatan sambang silaturahmi dengan warga binaan yang berprofesi sebagai petani. Kehadiran petugas kepolisian di area pertanian ini bertujuan untuk menjalin kedekatan sekaligus memastikan jalannya program ketahanan pangan di tingkat tapak dapat berjalan dengan aman, lancar, dan produktif.

Motivasi Petani di Fase Awal Tanam

Dalam kegiatan sambang tersebut, Bhabinkamtibmas Desa Sandik secara khusus menemui para petani yang tengah sibuk merawat komoditas tanaman jagung. Saat ini, tanaman jagung milik warga diketahui masih berada dalam fase pertumbuhan awal, sebuah periode krusial yang sangat menentukan keberhasilan panen di masa mendatang.

Selain memberikan dorongan moril agar para petani tetap semangat dalam mengolah lahan, petugas di lapangan juga menyisipkan edukasi mengenai pentingnya pemeliharaan intensif pada tahap awal pertumbuhan ini. Perawatan yang maksimal di masa-masa awal dinilai menjadi kunci utama untuk menghasilkan komoditas pangan yang berkualitas tinggi.

Pentingnya Perawatan Intensif untuk Swasembada Pangan

Petugas mengingatkan para petani mengenai beberapa langkah teknis yang tidak boleh diabaikan selama fase awal pertumbuhan jagung. Di antaranya adalah melakukan penyiangan gulma secara berkala agar tanaman utama tidak berebut nutrisi, melakukan penggemburan tanah di sekitar sistem perakaran, serta memastikan pengaturan sistem drainase air berjalan dengan baik guna mencegah pembusukan benih muda akibat genangan air yang berlebih.

Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Batulayar, AKP I Putu Krisna Varananda, S.T.K., S.I.K., memberikan konfirmasi mengenai pentingnya sinergi antara kepolisian dan sektor pertanian ini. Menurutnya, kehadiran Polri di tengah sawah dan ladang bukan sekadar menjalankan fungsi pengamanan, melainkan juga sebagai mitra masyarakat dalam menyukseskan program pemerintah.

“Kegiatan sambang dialogis yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Sandik ini merupakan wujud kepedulian Polri dalam mengawal dan menyukseskan target swasembada pangan nasional yang dicanangkan pemerintah. Kami ingin memastikan para petani merasa didukung secara moril, sekaligus mengingatkan pentingnya pemeliharaan intensif pada fase awal pertumbuhan tanaman jagung agar hasil panennya nanti bisa maksimal,” ujar AKP I Putu Krisna Varananda, S.T.K., S.I.K.

Sinergi Polri dan Masyarakat Demi Kesejahteraan

Lebih lanjut, pihak kepolisian menegaskan bahwa komunikasi yang intens antara Bhabinkamtibmas dan kelompok tani sangat efektif untuk menyerap aspirasi serta kendala yang dihadapi di lapangan. Dengan adanya pendampingan berkala, setiap potensi gangguan yang dapat menghambat produktivitas pertanian—baik dari segi teknis maupun gangguan keamanan—dapat diantisipasi secara dini.

Melalui motivasi dan edukasi normatif yang diberikan, diharapkan para petani di Desa Sandik dapat lebih konsisten dalam merawat lahan pertanian mereka. Keberhasilan sektor pertanian di tingkat desa seperti ini diyakini akan menjadi pilar penyokong yang kuat bagi stabilitas dan kemandirian pangan, baik untuk wilayah Lombok Barat maupun dalam skala nasional yang lebih luas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *